Simalungun, NusaNEWSTV.com – Pelaksanaan Konfrensi Cabang IX Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Simalungun 2025 dilaksanakan secara prosedur “Maju satu barisan berkhidmat pada Khittah Perjuangan” yang berlangsung aman dan tertib di gedung MUI Kabupaten Simalungun dimulai pukul 10.00 Wib sampai selesai, Minggu (15/6/2025).
Dalam pelaksanaan pemilihan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dikawal ketat dari pengamanan Banser Simalungun. Sejumlah pejabat tinggi turut hadir diantaranya, Ketua Pusat H. Timbul Pasaribu, Pengurus Wilayah Sumatera Utara (Sumut) GP Ansor H. Tamrin Harahap, Dedi Hermanto Sitorus, Roi Hasibuan, Ketua PC NU Simalungun, Ketua MUI Simalungun, pengurus Muslimat NU Simalungun, dan pengurus GP Ansor Kecamatan Kabupaten Simalungun.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars organisasi, dilanjutkan pembukaan para pejabat tinggi (toko) serta pembukaan resmi oleh Pengurus Pusat GP Ansor diwakili oleh H. Timbul Pasaribu. Kemudian memasuki sidang pleno yang membahas tentang pertanggungjawaban program kerja hingga pemilihan calon Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Simalungun periode 2025 – 2029.

Dalam forum tersebut Eko Satria Yogi Simanjuntak ditetapkan terpilih kembali sebagai ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Simalungun. Dalam wawancara dengan awak media NusaNEWSTV.com, Eko Satria Yogi Simanjuntak menyatakan siap dan akan melanjutkan program program masa jabatan Ketua GP Ansor periode 2021 – 2025 selama kepemimpinannya.
Eko juga menyebut, bahwa kepemimpinannya kedepan bakal membawa Ansor menjadi penggerak agenda besar perjuangan Nahdiatul Ulama,”ujarnya. Kemudian Eko akan fokus pada dua hal kepemimpinanya, pertama, pembangunan sumber daya manusia. Kedua, penguatan ekonomi kader Ansor.
Eko Satria Yogi Simanjuntak seorang sosok berpimpinan tegas, berdisiplin di dalam pengurusan GP Ansor di Kabupaten Simalungun. Eko selalu berkordinasi pimpinan pusat, mematuhi aturan aturan dalam pergerakan pengurusan GP Ansor selama menjabat mengemban tugas terpercaya dalam tugas amanah.
Ketua GP Ansor Kabupaten Simalungun Eko menyampaikan dalam harapan pidatonya agar ketua pengurus GP Ansor Kecamatan menegaskan GP Ansor sebagai organisasi kader. Artinya kebesaran Ansor bukan ketokohan personal, tapi karena aturan organisasi harus dijalankan, ujarnya.

Selain itu ia juga mengatakan pengurus GP Ansor Kecamatan harus ada ketegasan dan seleksi yang ketat calon pengurus. Masih lanjut Eko, untuk itu GP Ansor membelah masyarakat bawah dan tidak terlena pada kegiatan elit.
Ketua terpilih dalam konfrensi GP Ansor Kabupaten Simalungun harus berani membawak GP Ansor berani dan penuh inovasi. Pantauan di lokasi pemilihan ketua berlangsung tertib, aman, dan kondusif. (SGN)





























