Asahan, NusaNEWSTV.com – Ternyata gumpalan daging diduga janin yang ditemukan disaluran toilet berasal dari kampus Universitas Asahan (UNA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Akibat penemuan gumpalan janin yang belum diketahui siapa pelakunya ini menjadi perbincangan mahasiswi kampus
Gumpalan daging diduga janin ditemukan sejumlah mahasiswi FKIP yang sedang ke toilet dan melihatnya sempat memvideokan dan viral di media sosial (Medsos) pada Selasa (22/4/2025) kemarin sekira pukul 11:00 Wib. Persoalan inipun masih diselidiki pihak kampus.
Menyikapi persolan itu, Dekan FKIP Universitas Asahan (UNA), Daelani, saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (24/4/2025) kemarin membenarkan penemuan diduga janin yang dibuang di aliran toilet kampus. Saat ditemukan, pihak kampus mengaku tidak melaporkannya ke polisi.
“Ya kita kemarin mendapat informasi sekira jam 12:00 Wib dari mahasiswi kampus bahwa ditemukan gumpalan daging diduga janin yang dibuang di saluran di toilet. Hanya saja, saya tidak sempat melihatnya ke lokasi karena saya sedang ke kota. Dan persoalan ini sudah kita sampaikan ke Rektor,” katanya.
Untuk sementara kita belum bisa memastikan apakah gumpalan diduga janin yang dibuang disaluran toilet itu adalah mahasiswi dari kampus ini atau mungkin ada orang lain yang sengaja membuangnya disini. Kita juga belum bisa pastikan apakah itu janin atau sejenis kista, kata Buk Hanina Tanjung selaku Dosen Psikologis di FKIP UNA itu.
“Gumpalan daging-daging merah yang masih segar mirip seperti rempelo dan hati ayam itu sudah ditanam sama Sopyan petugas kebersihan kampus bersama seorang Dosen,” ujar Dosen bagian mahasiswa ini.
Dosen Psikologis ini mengaku bahwa sekira pukul 11:30 Wib, saat itu dirinya sedang mengajar disalah satu ruangan kampus dan ditelpon oleh seorang mahasiswa yang saya tidak kenal nomornya dan mengatakan ada gumpalan darah banyak begitu di saluran toilet. Mendengar informasi itu, saya pun datang ke lokasi dan melihat ada gumpalan daging disitu, katanya.
Karena penasaran, tadi malam saya WhatsApp (WA) si mahasiswa itu coba ceritakan sama ibuk kek mana awal mulanya kamu melihat itu. Siap ibuk ngajar keruangan kami mau ke ekonomi, kawan kami ada dua orang izin ke kamar mandi. Nah saat disitu, ada suara muntah-muntah di kamar mandi pertama, katanya.
“Karena yang dua orang ini merasa risih mendengar suara itu, mereka pindah ke kamar mandi ekonomi yang bersebelahan dengan kamar mandi pertama. Pas mereka keluar dari kamar mandi, yang muntah gak ada lagi disitu. Pas kami lihat di kamar mandi itu, ada gumpalan darah disitu,”ujarnya.
Kiki Sitepu yang merupakan warga asahan meminta agar kasus ini segera diungkap. Kita minta Unit PPA Satreskrim Polres Asahan menelusuri persoalan ini dan melakukan penyelidikan dan penyidikan atas penemuan diduga janin yang dibuang di saluran toilet FKIP Universitas Asahan tersebut, ujarnya, Sabtu (26/4/2025) di Kisaran. (ZN)





























