Beranda / Daerah / Bocah Tewas di Sungai Belawan Pancur Batu

Bocah Tewas di Sungai Belawan Pancur Batu

NusanewsTv.com-Pancur Batu Suasana duka menyelimuti bantaran Sungai Belawan,Dusun 4 Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Kamis (21/5/2026). Tangisan seorang ibu terdengar memilukan saat j4s4d putrinya, Aulia Keysia Ajahra (7), akhirnya ditemukan setelah t3nggel4m di aliran sungai tersebut.

TEMUKAN KONTEN LAINNYA HGS Warga Partibi Lama Ditangkap Usai Tanam Pohon Ganja

Bocah perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu sebelumnya ikut bersama kedua saudaranya menemani sang ayah bekerja mengecor jalan di kawasan Jalan Penungkiren. Siang itu, tak ada yang menyangka perjalanan sederhana menemani orang tua bekerja akan berubah menjadi tragedi yang merenggut ny4w4.

 

Menurut informasi warga, setelah tiba di lokasi proyek, ayah korban mulai bekerja seperti biasa. Sementara ibu korban membawa ketiga anaknya bermain di sekitar tepian Sungai Belawan yang tak jauh dari lokasi.

 

Awalnya suasana terlihat tenang. Aulia bersama saudara-saudaranya duduk di bebatuan pinggir sungai sambil bermain air. Sang ibu terus mengawasi dari dekat. Namun beberapa saat kemudian, tubuh kecil Aulia tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke aliran sungai.

 

“Mak… tolong…” teriak korb4n sebelum akhirnya t3ngg3l4m.

 

Jeritan histeris sang ibu langsung memecah suasana siang itu. Dengan panik ia mencoba mendekati lokasi korb4n jatvh sambil meminta pertolongan warga sekitar. Namun derasnya arus sungai membuat tubuh kecil Aulia cepat menghilang dari permukaan.

 

Ratusan warga kemudian berdatangan membantu pencarian. Personel Polsek Pancur Batu bersama Basarnas Medan turut turun ke lokasi. Bahkan petugas sempat menyelam berulang kali demi mencari korb4n di dasar sungai.

 

Menjelang sore pukul 16.50 wib, tubuh mungil Aulia akhirnya ditemukan tak jauh dari lokasi awal dirinya t3ngg3l4m. Tangis keluarga pun pecah. Sang ibu terlihat lemas saat melihat putrinya sudah tak berny4w4.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi para orang tua agar lebih waspada saat membawa anak bermain di area sungai, terlebih saat debit air cukup dalam dan arus tak dapat diprediksi.

 

Kini, suasana duka menyelimuti keluarga korb4n. Mainan dan tawa kecil Aulia kini tinggal kenangan. Bocah yang pagi tadi masih bercanda bersama keluarganya, sore harinya pulang dalam keadaan terbujur kaku.(BB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *