Beranda blog

Warga Kecamatan Tiga Panah Bakar Mesin Judi Tembak Ikan

0

Karo, Nusanewstv.com – Aksi spontan warga terjadi di Desa Sukadame, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sabtu malam (16/5/2026). Warga yang resah dengan dugaan praktik perjudian mesin tembak ikan langsung mengamankan satu unit mesin judi dan membakarnya di lokasi.

https://karokab.go.id?utm_source=

Peristiwa bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat belasan warga Desa Sukadame mendatangi Polsek Tigapanah menggunakan mobil pick up L300. Kedatangan warga bertujuan melaporkan adanya aktivitas perjudian mesin tembak ikan di sebuah rumah di Jalan Besar Kabanjahe–Merek, Desa Sukadame.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolsek Tigapanah AKP Dedi Ginting, SH bersama personel langsung turun ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, warga langsung mendesak KT membuka rumahnya yang selama ini menjadi tempat operasional judi tembak ikan.

Karena tidak mendapat respons dari pemilik rumah, warga kemudian mendobrak pintu dan menemukan satu unit mesin judi tembak ikan di dalam rumah dalam kondisi tidak beroperasi. Massa selanjutnya membawa mesin tersebut ke tengah jalan lalu membakarnya.

Situasi sempat memanas saat warga memblokade jalan dengan membakar ban bekas hingga menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut macet.

Baca Juga : Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Upacara Peringi Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026

Kapolsek Tigapanah AKP Dedi Ginting bersama personel berupaya menenangkan masyarakat dan mengimbau agar aksi tidak mengganggu fasilitas umum.Namun, warga tetap bertahan sambil terus mendesak aparat kepolisian agar segera menindak tegas praktik perjudian yang telah meresahkan masyarakat.

Untuk mengantisipasi situasi semakin memanas, Kabag Ops Polres Karo Kompol Jonista Tarigan, SH bersama personel tambahan turun langsung ke lokasi guna melakukan pengamanan serta pendekatan persuasif kepada warga.

Petugas bersama Kepala Desa Sukadame, Edi Surianto Ginting, terus memberikan imbauan agar masyarakat menghentikan aksi pemblokiran jalan.Petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi setelah melakukan mediasi dan pendekatan intensif kepada warga.Sekitar pukul 01.45 WIB, arus lalu lintas kembali normal.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, MSi melalui Kasi Humas AKP Pedoman Maha menjelaskan bahwa keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya perjudian dan narkoba di Kecamatan Tigapanah, khususnya Desa Sukadame, memicu aksi warga tersebut.

AKP Pedoman Maha mengatakan dugaan aktivitas perjudian dan narkoba telah meresahkan masyarakat serta mengganggu keamanan lingkungan. Karena itu, Polri hadir untuk meredam situasi sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat sesuai prosedur hukum.

Ia menegaskan pihak kepolisian akan terus menyelidiki dugaan praktik perjudian tersebut, termasuk memburu pihak-pihak yang terlibat.

“Kami akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat,” tegasnya. Situasi saat ini sudah kondusif dan proses penyelidikan masih berjalan,” pungkasnya. (TK1)

Perkim Medan Kirim SP1 ke Proyek 9 Ruko Wing Square

0

 

Medan, NusaNEWSTV.com – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan akhirnya melayangkan Surat Peringatan (SP) I kepada pengelola proyek pembangunan sembilan unit rumah toko (ruko) Wing Square di Jalan Ibrahim Umar, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan.

Surat peringatan itu diberikan ketika proses pembangunan proyek telah lebih dahulu berlangsung. “Bangunan ruko di Jalan Ibrahim Umar sudah kita kasih surat peringatan pertama,”kata Kepala Tim Pengawasan Dinas Perkim Cikataru Kota Medan, Hafiz, kepada wartawan usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Medan, Senin, 27 Juli 2026.

Menurut Hafiz, surat peringatan tersebut berisi kewajiban agar pihak pengelola segera melengkapi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sesuai ketentuan yang berlaku di Kota Medan. Namun, ia tidak menjelaskan batas waktu yang diberikan kepada pengembang untuk memenuhi kewajiban tersebut. Hafiz hanya menyebut surat itu telah disampaikan pada Jumat, 24 Juli 2026.

Saat ditanya alasan Dinas Perkim Cikataru baru menerbitkan surat peringatan setelah pembangunan berjalan, Hafiz tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia hanya mengulang bahwa surat peringatan telah diterbitkan. “Kan itu sudah ada surat peringatannya,”ujarnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Dr Afri Rizki Lubis, mengatakan pihaknya akan segera memanggil pengembang Wing Square untuk meminta penjelasan terkait proyek tersebut.

Awalnya, Afri sempat meminta wartawan menyebutkan nama pengembang yang dimaksud. Setelah dipastikan proyek tersebut adalah Wing Square, ia menyatakan Komisi IV akan segera menjadwalkan pemanggilan.

“Nanti segera kita panggil bersama Kecamatan Medan Perjuangan, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Satpol PP, Dinas PMPTSP, dan Dinas Perkim Cikataru,” kata politikus Partai NasDem itu. (Tim)

Sampaikan Belasungkawa, Bupati Dairi Kunjungi Keluarga Korban Tabrakan Sibolangit, Ahli Waris Terima Bantuan Beasiswa

0

 

Dairi, NusaNEWSTV.com – Bupati Dairi Vickner Sinaga di dampingi oleh Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga mengunjungi keluarga besar korban kecelakaan Sibolangit untuk menyampaikan belasungkawa di Dusun Juma Gunung, Desa Bakal Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Selasa (21/7/2026). Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati Dairi juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada anak-anak ahli waris korban kecelakaan sebesar Rp. 15 juta yang merupakan Dana Program Kemitraan CSR Bank Sumut Alokasi Pemkab Dairi melalui Bagian Pembangunan Setda Kab. Dairi Tahun 2026.

Kepada keluarga korban kecelakaan, Bupati Dairi menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga korban. Kecelakaan beruntun di Sibolangit ia harapkan akan menjadi yang terakhir untuk kita dan khususnya kepada keluarga besar yang ditinggalkan.

Sementara itu, Pimpinan Bank Sumut Cabang Sidikalang Edy Primsa Brahmana kepada keluarga mengatakan pihaknya serahkan hari ini bantuan beasiswa kepada anak anak ahli waris korban kecelakaan sebesar Rp. 15 juta yang merupakan Dana Program Kemitraan CSR Bank Sumut Alokasi Pemkab Dairi melalui Bagian Pembangunan Setda Kab. Dairi Pembangunan Tahun 2026.

“Dana ini tidak bisa menggantikan kesedihan keluarga yang telah berpulang, tapi kami berharap dapat membantu meringankan beban yang di alami oleh keluarga. Kita berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan segera terhibur, penghiburan itu datang dari Tuhan. Kepada keluarga kami harap segera untuk mengurus segala administrasi untuk keperluan Bank Sumut,” ujarnya.

Adapun bantuan lainnya yang disampaikan oleh Bupati Dairi yakni bantuan sembako dari Dinas Sosial. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Tumpal Daud Pasaribu, Kepala Bagian Pembangunan Iis Hamidah Ujung, Camat Siempat Nempu Hulu Koko Angkat serta Kepala Desa Bakal Julu Sahala Situmorang. (Maya s)

Bupati Dairi Terima Audiensi Forum Pemuda dan Mahasiswa Sumatra Utara

0

 

Dairi, NusaNEWSTV.com – Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga menerima audiensi dari Forum Pemuda dan Mahasiswa Sumatra Utara (FPMSU). Selasa (21/7/2026) di Pendopo Bupati Dairi.

Vickner Sinaga menyambut baik audiensi yang dilaksanakan oleh FPMSU dan mengapresiasi kepedulian dan partisipasi aktif pemuda serta mahasiswa dalam memberikan gagasan dan rekomendasi bagi pembangunan Kabupaten Dairi.

“Pemerintah Kabupaten Dairi, senantiasa membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik,”ujarnya.

Ketua Umum FPMSU, Shawir Hasbi Harahap, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menjalankan agenda pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai kebijakan yang telah diimplementasikan menunjukkan adanya komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Shawir Hasbi Harahap menegaskan bahwa pembangunan daerah hanya akan berjalan secara optimal apabila didukung oleh kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, akademisi, serta kalangan pemuda dan mahasiswa sebagai bagian dari kekuatan intelektual.

Dalam audiensi tersebut, FPMSU turut menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis di bidang pendidikan. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan akses pendidikan yang berkeadilan, penguatan kapasitas tenaga pendidik, serta optimalisasi program pengembangan sumber daya manusia guna menciptakan generasi muda Dairi yang unggul, inovatif, adaptif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (Maya s)

Sekda Dairi Pimpin Upacara Hari Anak Nasional

0

 

Dairi, NusaNEWSTV.com- Sekda Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Kamis (23/7/2026) di halaman kantor Bupati Dairi.

Dalam amanat, Sekda Dairi membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan bahwa anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang memiliki hak untuk didengar, dihormati, dan dilibatkan dalam pembangunan bangsa.

Dikatakannya, Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengangkat tema utama “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati, dan didengar pendapatnya. Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya.

“Lindungi anak adalah kewajiban seluruh pihak untuk memastikan anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, perundungan, baik di dunia nyata maupun ruang digital,”ujarnya membacakan.

Ditambahkannya, Perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah. Yang tidak kalah penting, anak juga berperan sebagai mitra dalam upaya perlindungan. Melalui keberanian untuk menyampaikan pendapat, saling menjaga, saling mengingatkan, dan berpartisipasi sesuai dengan usia dan kapasitasnya, anak turut berperan dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi dirinya maupun sesamanya. (Maya s)

DPRD Dairi Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 Menjadi Perda Kabupaten Dairi

0

 

Dairi, NusaNEWSTV.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dairi sahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Dairi dalam sidang paripurna DPRD Dairi, Rabu (22/7/2026). Sidang paripurna di pimpin oleh Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani yang di dampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Dairi Halvensius Tondang, dan dihadiri oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga.

Di awali dengan penyampaian pendapat oleh Sekretaris Badan Anggaran (Banggar) DPRD Dairi Abdul Gafur Simatupang, yang menyampaikan saran kepada Pemkab Dairi diantaranya agar meningkatkan pengawasan terhadap anggaran penggunaan dana desa khususnya dana ketahanan pangan.

Selanjutnya, 7 Fraksi yakni Fraksi Solidaritas Pertaki, Fraksi Bersatu, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Nasdem dalam penyampaian pendapat fraksi, menyatakan dapat menerima Ranperda untuk disahkan menjadi Perda.

Beberapa saran disampaikan oleh fraksi kepada Pemkab Dairi, diantaranya agar memperhatikan perbaikan sarana infrastruktur jalan, kondisi pasar Sitinjo agar diperhatikan untuk peningkatan PAD, dana silva yakni akibat kurang maksimalnya realisasi penyerapan anggaran oleh OPD

“Kita berharap pertanggungjawaban APBD dapat segera ditetapkan menjadi Perda setelah dilakukan evaluasi. Pendapat akhir dari setiap fraksi harus ditindaklanjuti oleh seluruh OPD, jika ada kelemahan mari kita perbaiki bersama. Capaian yang sudah diraih oleh Pemkab Dairi, itu adalah capaian kita bersama,” ujar Bupati menutup sambutannya.

Dalam sidang tersebut, Bupati Dairi dan DPRD Dairi melakukan penandatanganan keputusan bersama atas disahkannya Ranperda menjadi Perda Kabupaten Dairi. Turut hadir dalam sidang paripurna yakni Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Anggota DPRD Dairi, Staf Ahli Bupati dan Asisten, Sekretaris DPRD Dairi Bahagia Ginting serta Pimpinan OPD. (Maya s)

Mengubah Paradigma, Disperindagkop Gelar Pelatihan Kemasan Produk Sebagai Langkah Awal Penguatan Kapasitas UMKM Dairi

0

 

Dairi, NusaNEWSTV.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Pelatihan UMKM bertajuk “Kemasan Produk Sebagai Strategi Peningkatan Nilai Jual” yang digelar di UPT PLUT KUMKM, Taman Rekreasi Sidikalang, Rabu (22/7/2026).

Bupati Dairi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Junihardi Siregar, sekaligus membuka acara menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Dairi.

Dalam sambutannya, Junihardi berharap seluruh peserta mampu mengubah paradigma bahwa kegiatan pelatihan tidak selalu bicara tentang materi atau uang namun ilmu dan pengetahuan termasuk pengetahuan tentang kemasan yang bukan hanya sebagai pembungkus produk, tetapi lebih dari itu menjadi strategi penting dalam meningkatkan nilai jual. Kemasan yang menarik, informatif, aman, dan sesuai standar mampu mencerminkan identitas usaha, membangun kepercayaan konsumen, serta memperkuat daya saing produk di pasar. Hal tersebut menjadi inti dari pelatihan yang diberikan kepada para pelaku UMKM.

“Pemerintah Kabupaten Dairi berharap ilmu yang diperoleh hari ini benar-benar diterapkan dalam usaha masing-masing sehingga produk UMKM Dairi semakin berkualitas, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Dairi, Fatimah Boang Manalu, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM menjadi salah satu kunci dalam memperkuat perekonomian daerah. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, diharapkan UMKM Dairi semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar dan mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala UPT PLUT KUMKM Kabupaten Dairi Manarsar Siburian, beserta jajaran, serta para pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha yang mengikuti pelatihan. (Maya s)

Bupati Dairi Apresiasi Pagelaran Seni Pakpak di PRSU, Kagum pada Sendratari Meraleng Tendi

0

 

Medan, NusaNEWSTV.com – Bupati Dairi, Vickner Sinaga menghadiri Pagelaran Kesenian Pakpak Kabupaten Dairi dalam rangka Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Panggung Budaya, Minggu (19/7/2026) malam. Kehadiran Bupati Dairi, Vickner Sinaga, pada acara ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya daerah.

Usai menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan, Bupati Vickner Sinaga menyampaikan rasa bangganya atas penampilan yang dipersembahkan. Menurutnya, pagelaran tersebut telah menunjukkan semangat para pelaku seni dalam memperkenalkan kekayaan budaya Pakpak kepada masyarakat yang lebih luas.

“Tentu masih ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan dan bahan evaluasi. Namun, itu menjadi pembelajaran agar pada tahun-tahun mendatang Kabupaten Dairi melalui dinas terkait dapat menghadirkan pagelaran yang lebih baik dan semakin memukau,” ujar Bupati.

Secara khusus, Bupati mengaku terkesan dengan penampilan Seni Drama dan Tari (Sendratari) “Meraleng Tendi” yang dibawakan putra-putri terbaik Kabupaten Dairi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Ny. Rita Puspita Vickner Sinaga, serta Staf Ahli TP PKK Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala. Turut hadir Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, dan Anggota DPRD, unsur Forkopimda, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)dan jajaran, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh budaya Pakpak, organisasi kepemudaan Pakpak, serta para undangan lainnya. (Maya s)

Terima Kunker Reses Komisi X DPR RI, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Sinergi Pusat-Daerah untuk SDM Unggul

0

 

Tebing Tinggi, NusaNEWSTV.com – Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah kunjungan kerja (kunker) reses Komisi X DPR RI dalam Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026. Kedatangan rombongan wakil rakyat yang didampingi jajaran kementerian dan lembaga pusat ini disambut langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, beserta jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, Rabu (22/7/2026).

Mengawali agendanya, rombongan anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, S.H., melakukan peninjauan lapangan ke SDN 165735 Tebing Tinggi, SMP Negeri 1 Tebing Tinggi, serta Perpustakaan Daerah. Di setiap lokasi peninjauan, para anggota dewan berdialog langsung dengan tenaga pendidik, siswa, hingga pengelola perpustakaan guna menggali data faktual mengenai kondisi pendidikan dan tingkat literasi masyarakat setempat.

Usai peninjauan lapangan, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi. Dalam diskusi tersebut, berbagai isu krusial sektor pendidikan dan kebudayaan mengemuka secara terbuka.

Ketua Tim Kunjungan Kerja MY Esti Wijayati, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda reses ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi wadah penting untuk memastikan kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, riset, dan literasi benar-benar berpihak pada rakyat.

“Kunjungan kerja ini bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan memberi manfaat nyata. Masukan dari Kota Tebing Tinggi akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional,” ujar MY Esti Wijayati asal dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa Komisi X DPR RI berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya, sehingga setiap masukan dari daerah dapat menjadi bagian dari proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan di tingkat pusat.

Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berlandaskan pada data faktual dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir dari DPR RI benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat di daerah. Aspirasi yang kami dengar hari ini akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya,” tegas MY Esti Wijayati.

Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran Komisi X DPR RI beserta mitra kerja kementerian menjadi suntikan energi baru bagi Pemko Tebing Tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kebudayaan, dan literasi daerah.

“Kami meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dukungan regulasi, program kementerian, dan alokasi anggaran dari pusat akan menjadi dorongan penting bagi Kota Tebing Tinggi untuk mewujudkan visi ‘Tebing Tinggi Maju Kotanya, Religius, Makmur dan Sejahtera Rakyatnya’,” ungkap Wali Kota.

Beberapa poin utama yang disuarakan dalam diskusi tersebut, antara lain ketimpangan antara pendidikan formal dan non-formal, khususnya bagi guru PAUD yang dinilai belum mendapatkan perlakuan adil, serta perlunya kejelasan regulasi terkait undang-undang perlindungan guru dan kejelasan status guru PPPK. Selain itu, peserta diskusi juga menyampaikan kekhawatiran atas keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terancam oleh dinamika pola rekrutmen mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tak hanya sektor pendidikan, diskusi juga menekankan pentingnya penguatan alokasi anggaran untuk pengembangan kebudayaan daerah, termasuk dorongan revitalisasi museum di Kota Tebing Tinggi sebagai bagian dari pemeliharaan identitas sejarah dan literasi masyarakat.

Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari kementerian dan lembaga pusat. Sebanyak lima mahasiswa STIE Bina Karya Tebing Tinggi menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selain itu, diserahkan pula Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pendidikan TA 2026 untuk Pemko Tebing Tinggi, serta Bantuan Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) dari BRIN kepada LLDIKTI Sumatera Utara.

Guna memperkuat tata kelola riset daerah, Wali Kota Tebing Tinggi juga menerima Naskah Kebijakan Daerah dari BRIN. Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas, acara dilanjutkan dengan penyerahan jawaban tertulis atas sejumlah daftar inventarisasi masalah (DIM) antara Pemko Tebing Tinggi dan Komisi X DPR RI.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri sejumlah anggota Komisi X DPR RI, di antaranya Hj. Himmatul Aliyah, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, Dr. Sofyan Tan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, Bonnie Triyana, Once Mekel, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, Dr. Reni Astuti, Dr. drh. Hj. Dewi Coryati, Muhammad Hoerudin Amin, serta Drs. Sabam Sinaga.

Hadir pula perwakilan mitra kerja pusat, antara lain Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Dr. Ahmad Najib Burhani, Direktur SMP Kemendasmen Dr. Maulani Mega Hapsari, Asdep Olahraga Kemenpora Yayat Suyatna, Sekretaris Ditjen Kebudayaan Kemenkeb Undri, Wakil Kepala BPS RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI Dr. Pudji Ismartini, serta Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN Dr. Yopi.

Turut hadir juga, jajaran BRIN, Kemenpora, Kemdiktisaintek, LLDIKTI, Wakil Ketua II DPRD Kota Tebing Tinggi, Husein ST, Pabung Kodim 0204/DS Kapten Inf. P.M. Simanjuntak, Kepala BPS Tebing Tinggi Azantaro, Sekdako Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Reza Agista, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Sekolah se-Kota Tebing Tinggi, Ketua Himpaudi Purnama Sitanggang, Ketua Forum PKBM Khairul Ikhsan Siregar, Kwarcab Pramuka Tebing Tinggi Wal’ Ashri, IGI Tebing Tinggi Nadhran H. Siregar, Perwakilan STIE Bina Karya, dan Tim Peliputan Diskominfo. (Ar)

Buka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi, Sekda Tebing Tinggi Minta Lurah Mampu Deteksi Dini Modus TPPO dan TPPM

0

 

Tebing Tinggi, NusaNEWSTV.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, resmi membuka Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi sebagai langkah konkret memperketat pengawasan dan mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), di Aula Hotel Malibou, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tebing Tinggi, Selasa (21/7/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar ini diikuti para lurah se-Kota Tebing Tinggi dan sejumlah kepala desa dari Kabupaten Serdang Bedagai, serta dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pematangsiantar Benyamin Kali Patempal Harahap, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Erwan Budiawan, perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Tebing Tinggi Zahidin, serta para undangan lainnya.

Dalam arahannya, Sekda Erwin Suheri Damanik menegaskan bahwa perkembangan global yang semakin terbuka menuntut pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengawasan dan mitigasi di tingkat kelurahan maupun desa. Menurutnya, peran lurah dan kepala desa dinilai sangat strategis dalam mengenali kondisi masyarakat, memetakan potensi wilayah, serta mendeteksi sejak dini berbagai indikasi yang dapat mengarah pada praktik perdagangan orang maupun penyelundupan manusia.

“Kelurahan merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, lurah harus aktif melakukan pemetaan wilayah, memperkuat koordinasi dengan perangkat lingkungan, serta menjadi agen edukasi bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi,” ujar Sekda.

Sekda mengapresiasi terobosan pembentukan Desa Binaan Imigrasi ini. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Ketenagakerjaan, Disdukcapil, Dinas PPPA, aparat penegak hukum, hingga perangkat kelurahan guna menindaklanjuti amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO.

“Semoga seluruh peserta dapat menjadi agen edukasi di wilayah masing-masing sehingga masyarakat semakin memahami bahaya perdagangan orang dan pentingnya prosedur migrasi yang aman serta legal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanim Kelas II TPI Pematangsiantar, Erwan Budiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan kelurahan mengenai bahaya serta modus operandi TPPO dan TPPM.

“Juga mengoptimalkan peran Desa Binaan Imigrasi sebagai pusat edukasi masyarakat, serta mendukung pengawasan keimigrasian melalui deteksi dini terhadap keberangkatan pekerja migran secara nonprosedural,”jelas Erwan.(Ar)

Oknum yang Menguasai Lahan Ilegal Milik PT. PPP Tidak Izinkan Penerima Kuasa Perusahaan Kroscek Lokasi

0

 

Sergai, NusaNEWSTV.com – Lahan PT. Perusahaan Pengembangan Pertanian seluas 62 Ha yang diamanahkan pengelolaannya kepada H. Nikmat Saragih yang diangkat sebagai manager perusahaan, saat ini dikuasai secara ilegal oleh Juvanelis Maximilian Westenberg Munthe alias Julpan anak dari Vincent Westenberg yang dahulunya ingin membeli lahan tersebut.

Polemik pengambilan lahan tersebut, sudah cukup lama serta berulangkali diupayakan oleh H. Nikmat Saragih selaku Perwakilan PT. Perusahaan Pengembangan Pertanian (PPP) dengan cara yang kondusif, namun Julpan tidak menanggapinya.

Menyikapi polemik yang belum terselesaikan, H. Nikmat Saragih memberi Kuasa Pengelolaan Tanah kepada Ilham Koto (62) dan Bambang Siswanto (61) juga memberi Surat Kuasa Khusus kepada Budi Hartono (60), Arbain (58) dan Tamsi (56).

Para masing-masing penerima kuasa menuju objek yang dikuasai secara sepihak yang berlokasi di Desa Pertapaan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai untuk meninjau lokasi milik PT. PPP, Rabu (15/07/2026).

Para tim penerima kuasa mendatangi Kepala Desa Pertapaan guna menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ke lokasi milik PT. PPP. Tim penerima kuasa disambut Mariono (Kepala Desa), Aipda Haloho (Bhabinkamtibmas) dan Kepala Dusun VI Desa Pertapaan.

Para penerima kuasa berkomunikasi dengan kepada Kades, Bhabinkamtibmas dan Kepala Dusun VI untuk bermohon pendampingan guna melihat lokasi lahan PT. PPP yang dikuasai secara ilegal oleh Julpan, namun mereka enggan memberi pendampingan karena Julpan tidak mengizinkan tim penerima kuasa mendekati yang katanya lahannya meskipun tim penerima kuasa beserta Kades, Kadus dan Bhabinkamtibmas berada di teritorial wilayah Pemerintahan Desa Pertapaan.

Tim penerima kuasa mempertanyakan mengapa mereka takut dengan Julpan sehingga larangan Julpan mereka dengarkan. Padahal sebagai Kepala Desa, Mariono punya kewenangan untuk mengatur warganya. Begitu pula Bhabinkamtibmas, mereka seyogianya pelindung hukum bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

Menyikapi fenomena tersebut, dapat diambil satu kesimpulan bahwa para aparatur desa maupun Bhabinkamtibmas takut dan mentaati segala kemauan dari Julpan si penguasa lahan ilegal milik PT. PPP dan tim penerima kuasa akan mengambil langkah-langkah hukum terukur atas apa dialami tim penerima kuasa.

Perlu diketahui khalayak ramai bahwa Julpan yang telah menguasai lahan PT. PPP secara ilegal, telah menyewakan lahan tersebut kepada pihak lain dan akan diambil langkah hukum terukur oleh tim penerima kuasa. (Tamsi)