Asahan, NusaNEWSTV.com – Plastik asoy warna hitam yang dikemas pihak Wakil Kepala SMKN 1 Air Joman diduga berisikan uang setoran “KW” proyek DAK SMKN 1 Air Joman diduga mengalir ke oknum Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kedatangan Wakasek ke Cafe ini membawa sepeda motor, tas warna putih serta bungkusan plastik asoy warna hitam.
Oknum yang disebut-sebut dari Disdiksu bersama Kepala SMKN 1 Air Joman sempat memesan air mineral kemasan di Cafe. Jelang beberapa menit kemudian, Wakasek ini datang ke Cafe mengunakan Vario warna merah dengan Nopol BK 5113 OAI dan membawa bungkusan plastik asoy warna hitam dan menyerahkannya kepada pelayan Cafe untuk diserahkan kepada Bambang. Hal itu berdasarkan keterangan dari seorang pelayan Cafe.
“Ya saya disuruh sama ibuk Ningsih bawakan pelastik asoy warna hitam ini dan serahkan sama Pak Bambang yang duduk dimeja sana ya,” kata pelayan saat ditanya yang secara kebetulan wartawan ini sedang berada di Cafe itu dan memesan 2 botol Le Mineral dan kopi susu, Jumat (8/11/2024) sekira pukul 11:42 Wib di Kecamatan Air Joman.
Dalam kunjungannya ke SMKN 1 Air Joman itu, ke 4 oknum yang diduga dari Dinas Pendidikan Provsu ini disambut oleh Wakasek SMKN 1 Air Joman. Sementara pantauan wartawan yang secara ketepatan sedang berada dilokasi sekolah bahwa Kepala SMKN 1 Air Joman tidak berada di sekolah. Menurut keterangan salah satu guru yang mengajar di sekolah itu Kepsek baru saja keluar.
Usut punya usut, terciumnya dugaan setoran “KW” proyek ini saat wartawan memergoki Kepala SMKN 1 Air Joman, Sutanto, SPd, bersama 4 orang yang diduga dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera usai kunjungannya sekaligus cek end ricek proyek DAK di SMKN 1 Air Joman di maksud. Setelah itu, mereka inipun melakukan pertemuan di salah satu Cafe yang tak jauh dari loaksi SMKN 1 Air Joman.
Singkat cerita, setelah plastik asoy warna hitam diletakkan pelayan di atas meja. Tak beberapa lama, secara bersamaan, salah satu dari ke 4 oknum yang diduga dari Dinas Pendidikan Provsu mengenakan pakaian switer lengan panjang warna putih memakai topi warna merah satu meja dengan Kepala SMKN 1 Air Joman ini mambawa bungkusan plastik asoy warna hitam menuju mobil yang sedang terparkir di depan Cafe.
Kemudian, ke 4 (empat) orang ini bersama Kepala SMKN 1 Air Joman secara bersamaan berjalan keluar loaksi menuju mobil Xenia warna hitam yang mereka kendarai diparkirkan didepan halaman Cafe dengan Nopol BK 1811 ED. Sesampainya diparkiran, kemudian mereka masuk kedalam mobil dan meninggalkan Cafe. Seketika itu, Kepsek ini pun mengambil sepeda motor yang dikendarainya langsung tancap gas meninggalkan lokasi Cafe. Meskipun mereka meninggalkan Wakasek di Cafe tersebut, Wakasek menyempatkan makan siang yang telah dipesan nya kepada pelayan cafe.
Usai menikmati makan siangnya itu, salah satu wartawan yang berada di Cafe ini mencoba bertanya apa isi didalam bungkusan plastik asoy warna hitam yang dibawanya itu. Dengan raut wajah kemerahan dan gugup menjawab kalau bungkusan plastik asoy warna hitam yang dibawanya berisikan Aqua dan jeruk yang tertinggal di SMKN 1 Air Joman saat dari Dinas Disdiksu melakukan monitoring. “Di dalam bungkusan plastik asoy warna hitam yang saya bawa bukan uang tapi minuman Aqua dan jeruk milik mereka yang tinggal di sekolah,” kilah ibu Wakasek ini gelagatnya terkesan tak karuan.
Sebelumnya, Kepala SMKN 1 Air Joman ini sempat ngumpet dibelakang Toilet ketika melihat wartawan yang saat itu dirinya sedang berpura-pura menerima telepon dari seseorang dan akhirnya dipergoki wartawan tak bisa dihindarkan. Meski dipergoki, Kepala SMKN 1 Air Joman ini tak menggubrisnya seakan-akan merasa tak ada masalah. (ZN)





























