Serdang Bedagai, NusaNEWSTV.com – Di Kantor Desa Gunung Kataran, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara tidak ada terpasang papan Informasi publik TA 2023, yang terpasang hanya anggaran TA 2024 yang masih mau berjalan pekerjaan dan kegiatan di Desa Gunung Kataran tersebut.
Ironisnya lagi, saat beberapa kali awak media online ini mendatangi kantor Desa Gunung Kataran, Kades Sugiono tidak pernah berada di kantor desa. Seperti pada Selasa (21/5/2024), sekira pukul 09.20 Wib.
Di saat media online masuk ke ruangan kantor Desa Gunung Kataran, yang berada di ruangan hanya kaur operator yang masih mengerjakan surat di depan laptop, saat awak media bertanya kepada kaur operator, apakah masuk kantor pagi ini Kades, kades keluar tadi pak sama warga ke Kantor Pos, jawab Kaur.
Ketika awak media meminta tolong kaur operator untuk menghubungi Kades Sugiono, kaur operator bergegas menghubungi Kades Sugiono namun handphone seluler Kades Sugiono tidak aktif. “Kades susah dihubungi pak,”jelas kaur operator.
Awak media online sempat menanyakan kepada kaur operator tentang papan Informasi publik yang TA 2023, namun kaur operator tidak mengetahui tentang papan Informasi publik tersebut yang TA 2023. “Entah di simpan dimana pak,”kata kaur operator.
Di tempat terpisah ketika awak media duduk di warung yang berada di depan Kantor Desa Gunung Kataran menunggu Kades Sugiono untuk mengkonfirmasi tentang papan Informasi publik TA 2023.
Di saat itu, tidak begitu lama awak media online duduk di warung, datang seseorang warga masyarakat yang ada di Dusun tersebut, untuk membeli gorengan, mendengar pembicaraan awak media tentang Kades Sugiono, lalu warga masyarakat langsung mengungkapkan, bahwa memang Kades susah dijumpai. “Kalau mau jumpa malam pak,”sebut warga yang tidak mau di sebutkan namanya.
Beberapa jam kemudian awak media masuk ke Kantor Desa, di ruangan ada Kadus lll dan langsung awak media bertanya kepada Kadus tentang TA 2023 apa yang dibangun di Dusun lll. “Ada pak, Dipot air dengan pembangunan jalan rabat beton panjang 175 meter , lebar 2 meter, ketebalan saya lupa pak,”papar Kadus.
Bahkan, warga kesulitan mencari Kades Sugiono. Hal ini tentu membuat pelayanan menjadi tidak maskimal. Dalam pengurusan apapun warga susah, ” ungkap warga yang tidak mau di tulis namanya. (Tamsi/tim)




























