Simalungun, NusaNEWSTV.com – Pemilihan kepala daerah serentak 2024 akan berlangsung 13 hari lagi jatuh hari Rabu 27 November 2024, pilkada serentak damai, Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 diseluruh tanah air Indonesia, Kamis (14/11/2024).
Di Kabupaten Simalungun ada 32 Kecamatan terdiri 386 Kelurahan dan Nagori berbagai suku dan budaya tetap bersatu. Selama masa kampanye Pilkada Serentak 2024, ketua Pemuda Muhammadiyah Irfan Zuhri Damanik mengajak masyarakat Simalungun menjaga digital dan media sosial bekerjasama menjaga ruang digital.
Mari kita saling bahu membahu mewujudkan Pilkada 2024 mewujudkan Pilkada yang aman, damai dan kondusif sehingga terwujud demokrasi yang bermakna, berkualitas kondusif, aman, dan damai, demi mewujudkan demokrasi yang bermakna dan berkualitas dan anti hoaks,”ujar ketua pemuda.
Masih menurut ketua pemuda bahwa kampanye suatu momentum penting dalam menjaga merawat ruang digital agar tetap demokrasi , kondusif serta penuh kegembiraan. Perlu kita ingat bersama bahwa masyarakat di Simalungun punya perhatian dan bersatu dalam berbagai suku dan budaya terarah pada demokrasi yang adil, bijaksana rukun dan beradab.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Simalungun menekankan setiap PCPM (Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah) selama perjalanan kampanye Pilkada damai 2024 merupakan bagian dari peningkatan literasi demokrasi dan literasi digital masyarakat. Dengan menjunjung tinggi semangat Pilkada damai 2024 baik di ruang fisik maupun di ruang digital mari kita sukseskan pilkada yang aman, tertib dan kondusif.
Deklarasi mencakup tiga komitmen dalam mewujudkan Pilkada damai 2024 yang mencakup komitmen penuh untuk mengkampanyekan dan menjaga ruang digital yang kondusif aman dan damai sepanjang perhelatan pilkada. Selanjutnya komitmen penuh untuk secara tegas memberantas segala bentuk konten negatif di internet yang melanggar peraturan perundang undangan terutama terhadap hoaks terkait pilkada.
Deklarasi juga mencakup upaya membuka ruang kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh pemuda agama maupun tokoh masyarakat, media, akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, penggiat media sosial dan elemen masyarakat lainya untuk mewujudkan Pilkada damai secara kolaboratif sukses pilkada 2024. (SGN)





























