Dairi, NusaNEWSTV.com – Pemkab Dairi bersama Mercy Corps Indonesia memperkuat ketahanan petani kopi dan merawat bumi melalui peresmian fasilitas sarana air dan seremonial penanaman pohon penaung di Desa Parbuluan IV pada Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner dan Staf Ahli TP PKK Dairi Sri Dewi Manik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi menyampaikan bangga dengan Mercy Corps Indonesia karena menjalankan misi manusia yang sejati secara detail serta berharap kiranya program ini dapat berlanjut dan berkesinambungan, sehingga ide dan gagasan yang dimiliki dapat dijalankan dengan baik.
.”Dengan menghadirkan sarana air bersih ini, kami berharap masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan layak. Kami harapkan masyarakat dapar memanfaatkan serta memelihara guna keberlanjutan penggunaan sarana air bersih yang sudah dikerjakan oleh Mercy Corps Indonesia,”ujar Bupati Vickner Sinaga.
“2 program lagi akan hadir di Dairi, percepatan program stunting dan pelatihan digital yang terkait dengan perubahan cuaca. Semoga bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat Dairi khususnya dalam meningkatkan perekonomian petani kopi,” kata Ade Soekadis.
Sementara itu, perwakilan dari masyarakat Desa Parbuluan IV menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemkab Dairi serta Mercy Corps Indonesia atas bantuan sarana dan prasarana yang telah diberikan. Bantuan tersebut mereka katakan akan sangat membantu dalam mendukung kegiatan pertanian khususnya kepada mereka yang petani kopi.
Dalam kesempatan tersebut, Mercy Corps Indonesia menyerahkan secara simbolis bantuan bibit pohon penaung kopi, yakni sebanyak 5.680 pohon alpukat, dan
436 bibit pohon durian yang akan ditanam di Parbuluan dan Sumbul.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan OPD Dairi, Camat Parbuluan Landong Napitu, Camat Sumbul Rinto Hutauruk, Kepala Desa Parbuluan IV Ramli Sihite, para Kepala Desa serta petani kopi binaan Mercy Corps Indonesia dari Parbuluan dan Sumbul. (Maya s)





























