Puluhan Hektar Hutan Mangrove di Desa Teluk Pule Dalam Beralih Fungsi Ditanami Kelapa Sawit, Warga Minta Pelaku Ditangkap

Date:

 

Labura, NusaNEWSTV.com – Di saat musim banjir bandeng dan bencana alam terjadi dimana mana, masyarakat berbondong bondong menanam pohon untuk pelestarian lingkungan dan penghijauan hutan kembali. Anehnya, H. Agus Junaidi dan kawan-kawannya ini malah membuka hutan manggrove didaerah setempat dan menjadikannya alih fungsi lahan.

Tak tanggung tanggung, Agus Junaidi yang merupakan bendahara BOS di SMP N 1 Kualuh Ledong ini membuka lahan mangrove tak jauh dari bibir pantai Laut Kualuh Leidong tepatnya di Dusun Bimbingan I, Desa Teluk Pule Dalam, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labura, Sumatera Utara (Sumut) ini mencapai puluhan hektar.

“Rencananya bang, hutan mangrove yang telah di beko ini akan ditanami pohon kelapa sawit oleh Kepala Tata Usaha SMP N1 Kualuh Leidong (red-Agus Junaidi) bersama rekan-rekannya. Herannya, Agus dan kawan-kawannya ini nekad membuka hutan mangrove diduga secara ilegal,”ucap warga setempat di sekitar lokasi.

Mirisnya lagi kata warga ini, H. Agus Junadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Kualuh Leidong ini bukannya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar bibir pantai laut malah dia bersama rekan-rekannya merusak dan menumbanginya untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit diduga menjadi milik pribadi bersama rekannya. “H. Agus Junaidi ini sebelumnya juga pernah menjabat Sekretaris Desa (Sekdes) Teluk Pule Dalam dan Pj Kades Teluk Pule Dalam,”tutup warga Dusun Bimbingan I ini.

Menanggapi persoalan ini, Kepala Dusun (Kadus) Bimbingan I, Mansyur yang dicoba dikonfirmasi terkait perizinan dan surat menyurat atas pembukaan lahan mangrove tersebut tidak meresponnya dan terkesan tutup mulut. Sama halnya dengan H. Agus Junaidi ketika dikonfirmasi lewat selulernya enggan berkomentar. Sementara itu, Camat Kualuh Leidong, Riva Arya saat dikonfirmasi juga tak berkomentar.

Menjawab pertanyaan wartawan ini, Kepala UPT KPH Wilayah III Kabupaten Labura, Provinsi Sumatera Utara, Djonner Pasaribu, SP, MM yang dicoba dikonfirmasi dari seberang telepon menjawab terima kasih infonya. Saya akan suruh staf untuk mengeceknya ke lokasi ya pak, jawabnya, Kamis (8/6/1026).

Sejumlah warga dan tokoh masyarakat Desa Teluk Pule Dalam ini meminta agar Bupati Kabupaten Labura mencopot H. Agus Junaidi sebagai Bendahara dana BOS dan KTU di SMP N1 Kualuh Leidong.

Tak hanya itu, warga setempat ini juga meminta Kadis Kehutanan Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala UPT Kehutanan Wilayah Labuhan Batu, Labura dan Labusel segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Agus Junaidi. “Kami meminta agar H. Agus Junaidi dan kawan-kawannya ini diproses secara hukum dan bila perlu ditangkap,”harap warga. (Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Oknum Pegawai Tata Usaha PUPR Sumut UPTD PUPR Tebing Tinggi Bersikap Arogan Saat Dikonfirmasi

  Tebing Tinggi, NusaNEWSTV.com - Dinas PUPR Provinsi Sumatra Utara...

Askep Diduga Mark Up Anggaran Perawatan Tanaman Sawit PTPN 4 Reg 1 Perkebunan Rambutan

  Sergai, NusaNEWSTV.com - Ditemukan dugaan sejumlah pelanggaran standar perawatan...

Lahirkan Generasi Bebas Stunting, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Optimalisasi SP3 Catin

  Tebing Tinggi, NusaNEWSTV.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H....

Buka Kampanye Germas Dalam ISPS 2026, Wali Kota Tebing Tinggi Apresiasi Penurunan Stunting

  Tebing Tinggi, NusaNEWSTV.com - Wali Kota Tebing Tinggi, H....