Pelaku Penganiayaan Sempat Letuskan Senpi Sebanyak 3 Kali, Korban Dtm Syarifuddin Harap Kapolres Asahan Segera Bertindak

Date:

 

Asahan, NusaNEWSTV.com – Seorang pria bernama Dtm Syarifuddin (52) merupakan warga Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) diduga dianiaya Imran alias Atan Kibot.

“Ya benar, saya dianiaya dan diancam menggunakan senjata api sama Imran, kata Syarifuddin, Minggu (18/8/2025) usai memberikan keterangan di Unit Jatanras Mapolres Asahan.

Dtm Syarifuddin menjadi bulan-bulanan pemukulan dari Imran. Bahkan, Dtm Syarifuddin ini ditodongkan senjata api. Tak hanya itu, Imran juga sempat meletuskan senjata api miliknya kearah atas dan kebawah sebanyak 3 kali.

Informasi yang diperoleh wartawan, Atan Kibot merupakan warga Jalan Syech Ismail Abdul Wahab, Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Pengakuan korban Syarifuddin, penganiyaan ini berawal pada tanggal 29 Juli 2025 di warung kopi miliknya di Pajak Ikan Bagan Asahan Pekan. Syarifuddin yang sehari-hari bekerja diwarung kopi miliknya itu tidak mengetahui apa penyebabnya.

“Saat itu saya sedang duduk-duduk sambil bermain handphone di warung kopi milik saya di Jalan Pajak Ikan, Desa Bagan Asahan. Tiba-tiba, Atan Kibot datang kewarung saya dan spontan memukuli saya tangan,”terangnya.

Awalnya, dia datang ke warung dan emosi lantas marah-marah kemudian langsung memukuli saya bertubi tubi tepat dibagian kepala, dada dan lengan sambil berteriak. Tak terima dianiaya, sayapun visum, tuturnya. “Kau dumas kan aku ke Mabes Polri ya. Biar kau tau, gak takut aku,” terangnya menirukan ucapan Atan Kibot seketika.

Tak sampai disitu sambung Syarifuddin, pelaku juga sempat mencekik leher saya dan mengacungkan senpi. Untungnya, senjata api itu bantut. Selongsongan peluru sempat jatuh kelantai dan diambil pelaku, terangnya. “Keributan itu sempat dilerai warga yang kebetulan sehari hari mereka nongkrong diwarung kopi saya. Karena pelaku ini mengacungkan senjata api, akhirnya warga meninggalkan lokasi warkop,”ucapnya.

Warga Desa Bagan Asahan ini mengenal tabiat pelaku dan pekerjaan Imran sehari harinya. Pelaku memang tergolong licin diduga kebal hukum. Peristiwa penganiayaan dan todongkan pistol itu disaksikan Aliyus Lubis (63) dan Dtm Muslim (33).

Kedua saksi ini merupakan warga Asahan Mati dan Bagan Asahan Pekan. Akibat kejadian itu, korban Dtm Syarifuddin melaporkan pelaku ke Mapolres Asahan dengan STBL Nomor : 580 /V/2025/SPKT/ Polres Asahan/Polda Sumatera Utara tertanggal 29 Juli 2025.

Korban Dtm Syarifuddin meminta Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, yang baru saja menjabat sebagai pucuk pimpinan di Mapolres Asahan itu segera menangkap pelaku. “Saya minta kasus ini diproses secara hukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” harap pria paruh bayah ini.

Kanit Jantanras Polres Asahan, Ipda Asido Nababan, yang dicoba dikonfirmasi melalui selulernya mengaku saksinya janji korbannya datang hari ini dan sudah koordinasi ke penyidiknya. Ada nomor penyidiknya kan pak. Koordinasikan saja ya pak. Kalau ada hambatan kabari aja ya, ujarnya. (ZN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Akses Jalan ke Kuta Gamber, Kempawa dan SMA Negeri 1 Tanah Pinem Kembali Normal

  Dairi, NusaNEWSTV.com - Akses transportasi menuju Desa Kuta Gamber,...

Perpustakaan Raja Naga Jambe Laksanakan Akreditasi, Pemkab Siap Berbenah

  Dairi, NusaNEWSTV.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi terus mendorong...

65 Tahun Bank Sumut, Bupati Dairi: Sinergi dengan Pemkab Sudah Sangat Baik dan Produktif

  Dairi, NusaNEWSTV.com - Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga diwakili...

Pesta Njuah Njuah 2026 Resmi Ditutup, Bupati: Jangan Sampai Kehilangan Akar Budaya

  Dairi, NusaNEWSTV.com - Pesta Budaya Njuah-Njuah yang berlangsung selama...