Simalungun, NusaNEWSTV.com – Dua pria berkendara sepeda motor bernasip malang. Ketika dua pria dari arah Siantar menuju pulang ke Nagori Bandar Tongah, sebelum sampai rumah tepatnya di jalan lintas dekat Jembatan Nagori Sakuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Selasa (19/11/2024). Sial badan yang terjadi yang tidak disangkal tanaman pohon di pinggir badan jalan lintas tumbang dan lapok menimpa dua pria berkendara sepeda motor sekira pukul 10.30 Wib.
Dua pria tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Umum Perdagangan kendaraan sepeda motornya hancur.
Terjadi tertimpah pohon yang sangat menyakitkan bagi masyarakat berkendara, akibat Pemerintah PU Provinsi dan Dinas Pariwisata tidak peduli dengan adanya tanaman pohon yang di badan jalan lintas Perdagangan menuju Siantar. Tanaman tersebut sangat membahayakan masyarakat berkendara, karena tanaman tersebut sudah banyak bercabang lebat ke arah jalan dan tanaman pohon sudah banyak yang lapuk busuk.
Setelah kejadian seperti ini siapa yang bertanggung jawab, di mintak kepada Pemerintah PU Provinsi segera harus turun terjun kelokasi tanaman yang ada tanaman pohon di pinggir jalan lintas ,mengingat tanaman pohon yang berdiri dipinggir badan jalan lalu lintas dari Perdagangan menuju Siantar sangat membahayakan masyarakat berkendara mobil maupun berkendara sepeda motor.
Seorang berkendara mobil namanya yang disebut Rivai menemui awak media NusaNEWSTV.com menyampaikan,”ini tanaman pohon sangat membahayakan bagi kami yang berkendara, apa lagi saat turun hujan disertai angin kencang kami sangat takut, gimana pemerintah PU provinsi, apakah tidak ada pedulinya dengan adanya tanaman pohon di pinggir jalan lintas ini,”imbuhnya lagi.

Ditambah lagi komentar dari ketua Exsecutip LSM Fraksi (Forum Rakyat Advokasi Sosial Indonesia) Sumatera Utara Ajidin Sinaga mengatakan,” tanaman ini semua yang ada di pinggir badan jalan yang begitu subur dan banyak ranting ke arah jalan lintas seperti yang ada di areal Kelurahan Kerasaan 1 Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun banyak perumahan warga yang begitu padat di pinggiran jalan lintas, ini sangat berbahaya bagi warga.
Untuk itu diminta pemerintah terkait khususnya PU Provinsi Sumatera Utara agar segera turun dan mengecek pohon pohon tanaman di pinggir jalan lintas. Pentingnya Pemerintah begitu juga pentingnya masyarakat, untuk itu diharuskan pihak PU Provinsi Sumatera Utara agar serius memperhatikan tanaman tanaman di pinggir jalan lalu lintas.
Semestinya ada pemangkasan potong ranting atau penumbangan juga,”ungkapnya. Dimohonkan dinas Badan Miteorologe Klimatologe Dan Giofisika (BMKG) yang memantau mengamati cuaca alam perkiraan cuaca di Sumatera Utara terjadi potensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang.
Diminta kerjasamanya pemerintah dinas terkait terhadap PU Provinsi Sumatera Utara agar memperhatikan tanaman tanaman pohon yang ditanam di pinggir badan jalan lalulintas, banyak sudah ranting pohon lebat dan bercabang subur mengarah arah jalan lalu lintas. (SGN)





























