Fhoto Presiden dan Wakil Presiden RI Beredar di Kantor 177 Desa Dibandrol Rp.900 Ribu Diduga Lewat Dinas PMD dan Apdesi

Date:

 

Asahan, NusaNEWSTV.com – Belum lagi dilantik, fhoto bingkai Presiden dan Wakil Presiden diduga beredar di 177 desa se-Kabupaten Asahan dibandrol Rp.900 persatu set diduga lewat Dinas PMD Asahan dan Apdesi. Biasanya, Sekretariat Negara secara resmi merilis foto pasangan Presiden dan Wakil Presiden yang dipotret khusus oleh fotografer yang ditunjuk Sekretariat Negara.

Foto-foto resmi ini kemudian disebar luaskan ke seluruh pelosok negeri, kantor pemerintahan, lembaga negara, sekolah, hingga perkantoran di seluruh indonesia. Meskipun pasangan Prabowo dan Gibran ini telah ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, keduanya dilantik pada 20 Oktober mendatang.

Masih ada kekosongan waktu menunggu masa pelantikan. Kekosongan ini dimanfaatkan oleh sekelompok pihak untuk memproduksikan foto Presiden dan Wakil Presiden RI tanpa menunggu versi resmi dari Pemerintah Pusat. Beredarnya foto ataupun gambar bingkai Presiden dan Wakil Presiden ditemukan di Kantor Kepala Desa (Kades) di Asahan, Senin (30/9/2024).

Dengan kreatifitas dan keahlian editing ini, foto Presiden dan Wakil Presiden inipun diperjualbelikan dengan harga yang cukup fantastis pembayarannya lewat anggaran Dana Desa tahun 2024. Salah satu oknum Kades di Asahan saat ditemui wartawan membenarkan photo Presiden dan Wakil Presiden itu ada di kantornya. Namun, Kades ini enggan menyebutkan siapa pemasoknya.

Terkait beredarnya photo Presiden dan Wakil Presiden beredar di 177 Desa disinyalir adanya restu dari Dinas PMD dan Ketua Apdesi Asahan, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Kabupaten Asahan, Didi Irawadi Prasetyo yang coba konfirmasi melalui selulernya secara tegas membantah tudingan itu. Gak benar itu bang, gak benar info itu, katanya.

“Tidak benar itu bang, Dinas PMD Kabupaten Asahan tidak ada perintah hal seperti itu. Kita juga mendapat informasi dari rekan media lain terkait beredarnya gambar bingkai Presiden dan Wakil Presiden di desa-desa. Ini kami lagi mengecek sekaligus menelusuri beredarnya photo Presiden dan Wakil Presiden itu,” terangnya.

Dikatakannya, tidak ada dinas PMD terlibat apalagi memerintahkan. Makanya bantu kami untuk sama-sama menelusurinya dan Dinas PMD tidak tahu terkait persoalan itu. Permasalah ini kami peroleh dari rekan-rekan media makanya kita ingin mengecek dan menelusuri ke desa-desa bang, kata mantan Ajudan Bupati Asahan.

Sementara itu, Ketua Apdesi Kabupaten Asahan, Khaidir Butar-Butar masih belum berhasil dikonfirmasi. Wartawan ini masih berusaha mencari tau nomor WhatsApp maupun ponselnya namun belum berhasil ditemukan .(ZN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Buka Rakerda KADIN 2026, Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Kolaborasi Atasi Tantangan Ekonomi Daerah

  Tebing Tinggi, NusaNEWSTV.com - Wali Kota Tebing Tinggi, Iman...

Diduga Jarang Ngantor, Tingkat Kehadiran Kepala SMA N1 Kisaran Disorot Hingga Minta Pencopotan Jabatan 

Asahan,NusaNewsTV.com Diduga jarang masuk kantor, tingkat kehadiran Kepala SMA...

Pihak Terkait Minta Priksa  Gudang Dan Pabrik Di Desa Pertampilen 

Pancurbatu, nusanewstv.com Gudang yang berada di Desa Pertampilen Kecamatan...

PT Sompo Tak Kunjung Bayar Klaim Asuransi Nasabah

Medan,Nusanwestv.com Klaim asuransi yang diajukan oleh pemegang polis MD-FPR-000293-000002017-08,...