Beranda / Daerah / Terkait Pengerusakan Lahan Masyarakat Oleh PT TPL Tbk, Ratusan Massa Kembali Datangi Kantor Bupati Tapsel Tuntut  Segera Diselesaikan

Terkait Pengerusakan Lahan Masyarakat Oleh PT TPL Tbk, Ratusan Massa Kembali Datangi Kantor Bupati Tapsel Tuntut  Segera Diselesaikan

 

Tapanuli Selatan, NusaNEWSTV.com – Masyarakat tiga desa yang terdiri dari Desa Marisi, Desa Batang Tura Julu, Desa Silingom Lingom, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara kembali mendatangi kantor Bupati Tapanuli Selatan guna menuntut meminta pertanggung jawaban Bupati Tapsel atas pengurusakan lahan perkebunan mereka yang sudah memiliki legalitas kepemilikan hak berupa akta camat dan Surat Hak Milik (SHM) namun ironisnya Bupati selalu tak berada di tempat.

Massa mengharapkan Dolly Pasaribu selaku Kepala Daerah seharusnya segera merespon aduan dan kegelisahan masyarakat di tiga desa tersebut, dari infomrmasi yang diperoleh bahwa Bupati Tapsel sedang berada di luar kota. Sementara gabungan masyarakat bersama Aliansi Tabagsel Bersatu akan melakukan aksi menginap sampai Bupati dapat menjawab tuntutan masyarakat yang telah dirugikan oleh pihak Toba Pulp Lestari (TPL)Tbk.

Disamping itu ratusan warga yang kebanyakan dari barisan ibu ibu berteriak histeris meminta TPL ditutup di depan Kontor Bupati Tapsel yang berada di Jalan Lafran Pane, Sipirok Tapanuli Selatan Senin (3/6/2024) diiringgi dengan sejumlah Aktifis Mahasiswa dan Ormas Pemuda Laskar Merah Putih Indonesia di bawah limpinan Abdul Rahman Purba yang tergabung didalam Aliansi Tabagsel Bersatu.

Sementara aksi unjuk rasa yang dikomandoi langsung Alfi Swendi, Rezki Fery Sandira, Muhammad Yusup Ritonga, Al Adrian Fatrah Harahap sebagai koordinator aksi, sementara koordinator lapangan dipimpin oleh Fadli Marjuki dan Al Ansori Rangkuti, aksi unjuk rasa tersebut tetap terkendali dengan mengikuti arahan pimpinan dari pagi hingga sore hari masih aksi berlangsung tertib dan aman apalagi setelah pihak Polres Tapanuli Selatan berkoordinasi dengan pihak Pemkab untuk menerima utusan masyarakat berdialog ke dalam ruangan kantor Bupati Tapanuli Selatan.

Kasat Intelkam Iptu Oloan Lubis beserta jajarannya senantiasa memantau terus kegiatan aksi unjuk rasa didampinggi Kabag Perkopim Sekretariat Kantor Bupati Tapanuli Selatan Yusup Nasution, dan sejumlah pimpinan dan anggota Sat Pol PP Kabupaten Tapanuli Selatan. Utusan warga dalam ruangan rapat disambut oleh Plt. Sekdakab Tapsel Hery Hamdani, SP, Drs. Ali Akbar Hutasuhut Staf Ahli dan Asisten I Pemerintahan Hamdan Zen beserta jajaran.

Dari Polres Tapanuli Selatan diantaranya Kabag Ops Kompol Sisworo, Kasat Intelkam Iptu Oloan Lubis, Kapolsek Sipirok Iptu PM. Siboro, dari utusan warga satu orang dari Batang Tura Julu, Abdul Malik, utusan Desa Marisi dan 5 orang, utusan Dusun Silinggom Linggom Desa Sanggapati yang didamping Aliansi Tabagsel Bersatu.

Dalam tuntutan yang disampaikan di ruang rapat  warga meminta agar Bupati segera menyelesaikan konflik masalah lahan masyarakat dengan TPL dengan mengundang Forkopimda beserta pihak terkait diantaranya adalah Kepala Desa yang terdampak kebun warganya yang dirusak, Camat Angkola Timur, BPN, Dinas Kehutanan, KPH X dan KPH Vl untuk membahas penyelesayan lahan masyarakat yang sudah habis dilahap pihak Toba Pulp Lestari Tbk, sementara warga pemilik lahan memiliki legilitas kepemilikan atas tanah dengan bukti bukti pembayaran pajak terhadap pemerintah.

Sebelumnya Bupati Tapanuli Selatan Doly Pasaribu sesuai penyampaian Asisten I Pemerintahan Hamdan Zen sudah merencanakan akan mengundang masyarakat yang terdampak kebunnya dirusak pihak Toba Pulp Lestari pada tanggal 11 – 12 Juni 2024 mendatang, namun sebelum tanggal yang direncanakan ternyata warga sudah datang kembali datang menuntut, mudah mudahan dengan kehadiran warga hari ini bisa mempercepat jadwal pertemuan dengan pihak pihak terkait, semua hasil kesepakatan dan notulen rapat ini juga sudah di PDF kan langsung kepada Bupati Tapanuli Selatan Doly Pasaribu, cetus Plt. Sekdakab Hery Hamdani Hasibuan SP.

Adapun maklumat yang dibacakan Syamsul Bahri Harahap Ketua Obor Monitoring Citra Independen (OMCI) Sumut selaku pencetus Aliansi Tabagsel Bersatu. Usai pertemuan dengan pihak Pemda bersama Polres Tapanuli Selatan di depan para warga bahwa dihasilkan kesimpulan, 1. Pada tanggal 03 Juni pukul 13.00 Wib dilaksanakan rapat atau mediasi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Polres Tapanuli Selatan dengan Aliansi Tabagsel Bersatu beserta perwakilan masyarakat Kecamatan Angkola Timur dan Sipirok. 2. Sebagai kesimpulan rapat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan akan segera menyahuti aspirasi masyarakat dengan mengundang pihak pihak terkait untuk melaksanakan rapat koordinasi dan menindak lanjuti aspirasi masyarakat serta akan menyampaikan atau melaporkan kepada Bupati Tapanuli Selatan. 3. Demikian notulen rapat ini untuk diperbuat dengan penuh tanggung jawab ditandatangani oleh notuli rapat 1. Drs. Ali Akbar Hutasuhut 2. Iptu PM. Siboro Kapolsek Sipirok.

Adapun peserta rapat yakni, Plt. Sekdakab Tapanuli Selatan Hery Hamdani Hasibuan, SP, Kabag Ops Polres Tapsel Kompol Sisworo, SH, MH dan perwakilan dari masyarakat Abdul Rahman Purba, Syamsul Bahri Harahap, Abdul Malik masing masing menandatangani. Saat ditemui awak media Syamsul Bahri Harahap memberikan sinyal baik kepada masyarakat agar tidak bermalam di halaman kantor Bupati Tapanuli Selatan, hal ini sudah kita sepakati dengan masyarakat di tiga desa tersebut, dan diharapkan Bupati Tapanuli Selatan beserta jajaran memperhatikan dengan penuh keseriusan atas keluh kesah masyarakat yang lahannya diserobot pihak TPL. (Tim)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *